Tahapan Perencanaan Promosi yang Efektif
Dalam bisnis, promosi adalah strategi penting yang
bertujuan untuk menginformasikan dan memengaruhi target konsumen agar membeli
produk yang dijual. Promosi adalah aktivitas penting yang perlu dilakukan agar
calon konsumen mengetahui produk Anda, lalu tertarik untuk membelinya. Promosi sangat penting untuk bisnis, karena
tanpa promosi penjualan tidak akan maksimal. Kegiatan promosi harus
direncanakan dengan baik, karena melakukan promosi juga pastinya akan
memerlukan pembiayaan. Jika promosi yang tidak dilakukan dengan baik, tentunya
akan berpotensi menyebabkan kerugian. Untuk memaksimalkan strategi promosi
setidaknya ada 7 tahap yang bisa dilakukan sebuah bisnis, berikut beberapa
tahapan perencanaan promosi yang harus diketahui.
1. Menentukan Target Market
Tahap
pertama ini berkaitan dengan penentuan STP (Segmenting, Targeting, dan
Positioning). Untuk menghadapi persaingan yang ketat, maka kita harus
menentukan segmentasi yang lebih personal untuk menghadapi perilaku konsumen
yang beragam. Dengan begini, target market kita jadi lebih jelas dan budget
promosi jadi lebih efektif. Dengan menentukan target market, Anda akan lebih
mudah menentukan media promosi apa yang cocok dan sesuai untuk digunakan.
2. Menentukan Besarnya Insentif & Syarat Partisipasi
Menentukan
besarnya insentif sangat penting dilakukan saat mengadakan program promosi
penjualan, karena hal ini akan sangat mempengaruhi respon penjualan. Semakin
tinggi insentif yang diberikan biasanya akan meningkatkan minat calon konsumen
untuk membeli produk yang ditawarkan. Kemudian setelah menentukan besarnya
insentif, perusahaan juga harus menentukan syarat-syarat partisipasi, biasanya
dilakukan agar dapat menyasar pada segmen pasar yang lebih spesifik ataupun
membatasi jumlah partisipan yang dapat menikmati insentif promosi penjualan.
Dengan cara ini biasanya insentif hanya ditawarkan kepada mereka yang memenuhi
syarat-syarat tertentu. Misalnya, beli 2 diskon 10%, beli 3 diskon 30%, dan
lain-lain
3. Merencanakan Pesan
Saat
ini komunikasi sudah berlangsung secara dua arah sehingga perusahaan harus bisa
membuat pesan yang membangun komunikasi dua arah dengan konsumen. Sebelum
membuat pesan untuk memperkuat promosi, perusahaan harus memperhatikan siapa
targetnya. Gunakan bahasa yang sesuai dengan target market untuk memperkuat
pesan promosi. Buatlah pesan yang mempunyai daya tarik emosional, rasional, dan
moral.
4. Memilih Media
Pilihlah
channel media yang tepat sesuai dengan target konsumen kita. Media digital
memang memperkaya channel promosi tapi jangan menggunakan media digital karena
ikut-ikutan saja. Fokuslah pada target market yang dituju, pelajari perilaku
mereka, lalu pilihlah media yang sesuai. Ada dua pilihan media yang ada yaitu,
media offline dan online. Kedua pilihan tersebut berkaitan dengan target pasar
dan dana yang disiapkan.
5. Menentukan Durasi Promosi
Menentukan
durasi promosi juga tidak kalah penting untuk dilakukan, hal ini terkait dengan
kesempatan para konsumen untuk dapat menikmati insentif dari program promosi
yang dijalankan. Jika durasi promosi penjualan terlalu singkat biasanya hanya
sedikit konsumen yang bisa mengambil keuntungan, apabila promosi penjualan
dilakukan terlalu lama maka akan kehilangan daya tarik untuk membujuk konsumen.
6. Mengukur Efektivitas Promosi
Banyak
pelaku bisnis yang sering kali tidak melakukan pengukuran terhadap strategi
promosi yang telah dijalankan. Padahal hal ini penting untuk mengetahui
seberapa efektif strategi promosi yang Anda lakukan. Pengukuran efektivitas
promosi bisa dilakukan dengan cara mengukur dampak terhadap penjualan,
melakukan riset sederhana tentang brand awareness, atau melakukan pengukuran di
media digital jika menggunakan digital marketing.
7. Menentukan Anggaran Promosi
Menentukan besarnya
anggaran untuk promosi dilakukan untuk mengetahui secara pasti berbagai biaya
yang harus dikeluarkan dalam program promosi penjualan. Menentukan besaran
biaya ini bisa ditentukan berdasar berbagai hal seperti besarnya insentif,
durasi waktu, sarana promosi, jangkauan distribusi, dan faktor tak terduga
lainnya. Dengan perencanaan anggaran yang tepat diharapkan kegiatan promosi
dapat berjalan efektif dan sebanding dengan semua biaya yang dikeluarkan.



Komentar
Posting Komentar