Langkah Menyusun Strategi Marketing Efektif

 


Strategi pemasaran (marketing strategy) sangat penting diupayakan untuk mencegah penurunan jumlah konsumen serta jatuhnya daya saing produk bisnis di pasaran. Menghadapi pertempuran tanpa strategi sama saja dengan mengibarkan bendera putih tanda menyerah pada lawan. Begitu juga dengan seorang entrepreneur. Sales harus menyiapkan strategi marketing yang efektif untuk memenangkan persaingan bisnis dan sekaligus mendongkrak omzet. Jika tidak, cepat atau lambat perusahaan akan tenggelam oleh persaingan bisnis yang semakin ketat.

Berikut langkah awal memulai menyusun strategi marketing yang efektif :

1.      Mempersiapkan Produk

Apapun produk yang ditawarkan, pastikan memiliki kualitas dan visual yang bagus. Kualitas yang bagus akan mendorong terjadinya repeat order yang pastinya akan membuat omzet meningkat. Sementara visual produk akan membuat konsumen tertarik dan mempertimbangkan untuk menggunakannya. Visual produk perlu diperhatikan mulai dari kemasan, warna kemasan, kejelasan nama dan keterangan pada kemasan produk, dan elemen visual lainnya.

2.      Tentukan Harga yang Tepat

Dalam menentukan harga, tidak boleh memaksakan diri untuk memasang harga yang lebih murah dari harga produk sejenis milik pesaing. Jadikan harga pasar saja sebagai acuan. Harga jual produk sebaiknya tidak terlalu rendah dari harga pasar dan juga tidak terlalu tinggi dari harga pasar. Pertimbangkanlah biaya produksi yang harus dikeluarkan, keunggulan produk, kualitas dan pelayanan yang kalian berikan. Jika memang harga produk lebih tinggi, kualitas produk dan pelayanan haruslah sangat menonjol dibandingkan produk-produk pesaing sehingga konsumen tidak merasa keberatan dengan perbedaan harga tersebut.

3.      Tegaskan Target yang Ingin Dicapai

Langkah selanjutnya, yaitu menentukan target atau tujuan yang ingin dicapai. Setidaknya, target bisnis selama 1 tahun ke depan. Adanya target ini akan membantu untuk fokus sehingga lebih produktif. Selain itu, arah marketing pun menjadi lebih jelas.

4.      Kenali Karakter Konsumen

Mengenai konsumen, tentunya tidak semua orang menggunakan produk dan jasa. Tentunya karakter konsumen potensial ini perlu dikenali lebih dalam lagi. Untuk itu, kumpulkan informasi sebanyak-banyaknya mengenai konsumen, mulai dari usia, jenis kelamin, status pernikahan, asal konsumen, kegemaran konsumen, profesi, perangkat yang digunakan untuk mengakses internet, waktu favorit bermain media sosial, jenis media sosial favorit, sikap atau opini terhadap suatu masalah dan informasi sejenis lainnya. Setidaknya dalam hal ini membutuhkan dua atau tiga informasi spesifik mengenai karakter konsumen agar diperoleh target market yang tepat sasaran.

5.      Tentukan Tempat yang Tepat untuk Memasarkan Produk dan Jasa

Berdasarkan pemetaan karakter konsumen yang telah dilakukan, selanjutnya kalian bisa menentukan tempat-tempat yang sesuai untuk memasarkan produk dan jasa. Tempat yang tepat menjadi salah satu penentu tercapainya target yang telah ditetapkan. Misalnya saja jika konsumen kalian lebih banyak aktif di Instagram, kalian bisa memasarkan lewat Instagram.

6.      Amati dan Pelajari Pesaing

Selain mengenali konsumen, kalian juga perlu memperhatikan pesaing. Cari tahu produk dan jasa apa saja yang mereka tawarkan, harga dan kualitas, segmen konsumen dan strategi marketing mereka. Lantas gunakan informasi tersebut untuk memetakan keunggulan produk dan jasa kalian dan celah strategi marketing. Gunakan prinsip kerja ATM yakni Amati, Tiru dan Modifikasi. Tetapi ingatlah untuk tidak berlebihan dalam memperhatikan pesaing. Jadikan pesaing sebagai pemacu semangat dan tetap fokus pada target yang telah ditetapkan.

7.      Rangkul Partisipan

Partisipan yang dimaksudkan adalah pihak-pihak yang terlibat dalam memasarkan produk dan jasa kalian, contohnya saja para reseller. Partisipan ini memiliki pengaruh yang besar terhadap keberhasilan strategi pemasaran yang nantinya dijalankan. Untuk itu, perlu memikirkan reward dan teknis kerjasama yang saling menguntungkan. Misalnya saja dengan menyediakan staf khusus untuk menjalin komunikasi yang responsif dengan para reseller, mengatur kemudahan akses terhadap ketersediaan stock produk dan jasa, dan lain sebagainya.

8.      Kembangkan Strategi Marketing yang Sesuai Kebutuhan

Masing-masing bisnis membutuhkan strategi pemasaran yang berbeda-beda sesuai dengan karakter konsumen serta jenis produk dan jasa. Temukan sendiri formula strategi marketing yang efektif yang sesuai dengan bisnis. Untuk itu berbekal informasi mengenai keunggulan produk, harga, karakter konsumen dan pesaing serta tempat untuk memasarkan produk, selanjutnya rancanglah strategi pemasaran yang hendak digunakan untuk menarik perhatian konsumen. Ide mengenai strategi pemasaran ini tak hanya berisi satu ide saja tetapi beberapa strategi yang nantinya perlu diuji.

 

Komentar

Postingan Populer